SELAMAT DATANG DI PT.NESTLE INDOFOOD CITARASA INDONESIA DISTRICT PADANG SIDEMPUAN

Sabtu, 18 Juni 2011

Jangan Marah

Sering kita marah-marah padahal Nabi sangat melarang hal ini. Adakalanya kita berdalih dengan alasan kita melakukannya karena agama. Padahal Allah mengutamakan kebaikan akhlak, bukan kekasaran:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” [Ali ‘Imran:159]
Memang ada beberapa kondisi yang mewajibkan kita marah bahkan berperang mengangkat senjata terhadap orang-orang yang sangat zhalim tapi itu ada persyaratan khusus yang biasanya dibahas dalam bab lain khususnya yang berkaitan dengan jihad. Di sini kita akan mempelajari tentang marah.
Abdullah bin Umar r.a. mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Orang Islam itu adalah orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya; dan orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” [HR Bukhari]

Seorang mukmin bukanlah pengumpat, pengutuk, berkata keji atau berkata busuk. (HR. Bukhari dan Al Hakim)
Dari hadits di atas jelaslah seorang yang pemarah bukanlah orang Islam dan juga bukan orang beriman karena orang-orang takut mendekat dan kena marah olehnya.
Abu Musa r.a. berkata, “Mereka (para sahabat) bertanya, Wahai Rasulullah, Islam manakah yang lebih utama?’ Beliau menjawab, ‘Orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya. “‘[HR Bukhari]

Ketika marah, kita harus bisa menahan diri.

Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Orang kuat itu bukanlah orang yang menang bergulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah.” Muttafaq Alaihi.
Orang yang suka marah/zhalim pada orang lain niscaya akan merasa kegelapan pada hari kiamat. Ketika listrik mati di malam hari dan gelap tak ada alat penerang kita tidak suka hal itu. Nah kegelapan hari kiamat jauh lebih buruk dari hal itu dan lebih lama:

Dari Jabir Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Jauhilah kedholiman karena kedholiman ialah kegelapan pada hari kiamat, dan jauhilah kikir karena ia telah membinasakan orang sebelummu.” Riwayat Muslim.
Ketika seseorang minta nasehat, Nabi menjawab “Jangan marah” berulangkali:
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa ada seseorang berkata: Wahai Rasulullah, berilah aku nasehat. Beliau bersabda: “Jangan marah.” Lalu orang itu mengulangi beberapa kali, dan beliau bersabda: “Jangan marah.” Riwayat Bukhari.
Orang yang paling baik akhlaknya yang dekat dengan Nabi. Bukan orang yang pemarah:
Paling dekat dengan aku kedudukannya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya. (HR. Ar-Ridha)

Orang yang marah karena diingatkan untuk takwa kepada Allah berdosa besar:
Cukup berdosa orang yang jika diingatkan agar bertaqwa kepada Allah, dia marah. (HR. Ath-Thabrani)

Salah satu penyebab yang paling banyak membuat orang masuk neraka adalah mulut yang suka marah. Meski dia rajin sholat, puasa, zakat dan haji tapi jika suka marah tetap masuk neraka:
Rasulullah Saw ditanya tentang sebab-sebab paling banyak yang memasukkan manusia ke surga. Beliau menjawab, “Ketakwaan kepada Allah dan akhlak yang baik.” Beliau ditanya lagi, “Apa penyebab banyaknya manusia masuk neraka?” Rasulullah Saw menjawab, “Mulut dan kemaluan.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
Kebanyakan dosa anak Adam karena lidahnya. (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
Tahukah kamu apa ghibah itu? Para sahabat menjawab, “Allah dan rasulNya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Menyebut-nyebut sesuatu tentang saudaramu hal-hal yang dia tidak sukai.”(HR. Muslim)
Sulaiman bin Shurad ra., ia berkata: Dua orang pemuda saling mencaci di hadapan Rasulullah saw. lalu mulailah mata salah seorang dari mereka memerah dan urat lehernya membesar. Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya aku tahu suatu kalimat yang apabila diucapkan, maka akan hilanglah kemarahan yang didapati yaitu “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”. Lelaki itu berkata: Apakah engkau menyangka aku orang gila?. (Shahih Muslim No.4725)
Sering orang marah kepada pembantunya / bawahannya karena dia merasa lebih tinggi sementara pembantunya / bawahannya lebih rendah dan selalu takut kepadanya. Padahal menurut Anas seorang pembantu Nabi, selama 10 tahun dia bekerja dengan Nabi, tak pernah sekalipun Nabi memarahinya meski dia ada salah.
Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah Saw, “Pelayan (pembantu rumah tangga) saya berbuat keburukan dan kezaliman.” Nabi Saw menjawab, “Kamu harus memaafkannya setiap hari tujuh puluh kali.” (HR. Al-Baihaqi)

Biasanya orang marah terhadap pembantu / bawahan karena pekerjaan “kurang/tidak beres”. Padahal Nabi memerintahkan untuk memberi pekerjaan hanya sesuai kemampuan mereka dan jika perlu kita harus membantu mereka jika mereka kesulitan. Allah memberi ganjaran pahala untuk itu:
Apa yang kamu ringankan dari pekerjaan pembantumu bagimu pahala di neraca timbanganmu. (HR. Ibnu Hibban)

Bagi seorang budak jaminan pangan dan sandangnya. Dia tidak boleh dipaksa melakukan pekerjaan yang tidak mampu dilakukannya. (HR. Muslim)
Pelayan-pelayanmu adalah saudara-saudaramu. Allah menjadikan mereka bernaung di bawah kekuasaanmu. Barangsiapa saudaranya yang berada di bawah naungan kekuasaannya hendaklah mereka diberi makan serupa dengan yang dia makan dan diberi pakaian serupa dengan yang dia pakai. Janganlah membebani mereka dengan pekerjaan yang tidak dapat mereka tunaikan. Jika kamu memaksakan suatu pekerjaan hendaklah kamu ikut membantu mereka. (HR. Bukhari)

Allah melarang kita untuk banyak bicara. Apalagi banyak marah. Karena akan menyebabkan kita masuk neraka:
Sesungguhnya Allah melarang kamu banyak omong, yang diomongkan, dan menyia-nyiakan harta serta banyak bertanya. (HR. Asysyihaab)

Barangsiapa banyak bicara maka banyak pula salahnya dan barangsiapa banyak salah maka banyak pula dosanya, dan barangsiapa banyak dosanya maka api neraka lebih utama baginya. (HR. Ath-Thabrani)

Jika marah, diamlah. Kebanyakan penyebab retaknya rumah tangga / keluarga adalah ketika suami/istri marah, mereka tidak diam. Justru melontarkan perkataan yang menyakitkan hati pasangannya. Padahal dengan diam pun pasangan kita tahu kita sedang marah tanpa membuat dia sakit hati karena perkataan kita:

Bila seorang dari kamu sedang marah hendaklah diam. (HR. Ahmad)

Jika kita marah, maka pahala kita akan diberikan kepada orang yang kita marahi. Jika pahala kita habis, maka dosa orang yang kita marahi dipindahkan Allah ke kita. Inilah orang yang muflis/bangkrut di akhirat. Dia mengira akan masuk surga karena rajin beribadah, tapi dia juga rajin menzhalimi/memarahi orang lain hingga akhirnya masuk neraka:
Apabila ada orang yang mencaci-maki kamu tentang apa yang dia ketahui pada dirimu, janganlah kamu mencaci-maki dia tentang apa yang kamu ketahui pada dirinya karena pahalanya untuk kamu dan kecelakaan untuk dia. (HR. Ad-Dailami)

Tahukah kamu siapa orang yang bangkrut? Para sahabat menjawab, “Allah dan rasulNya lebih mengetahui.” Nabi Saw lalu berkata, ” Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku ialah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amalan puasa, shalat dan zakat, tetapi dia pernah mencaci-maki orang ini dan menuduh orang itu berbuat zina. Dia pernah memakan harta orang itu. Di akhirat orang-orang yang disakitinya menuntut dan mengambil pahalanya sebagai tebusan. Bila pahalanya habis sebelum selesai ganti rugi atas dosa-dosanya maka dosa orang-orang yang menuntut itu diletakkan di atas bahunya lalu dia dihempaskan ke api neraka.” (HR. Muslim)

Jika kita berbuat salah kepada Allah, begitu kita tobat dan minta ampun kepada Allah, niscaya Allah memaafkan. Tetapi jika kita berbuat salah terhadap manusia, misalnya memarahinya, dosa kita tidak akan diampuni kecuali orang yang kita meminta maaf kepada orang yang kita zhalimi.
Ada satu kisah seorang ayah menyuruh anaknya yang pemarah untuk memaku beberapa paku ke pagar. Meski paku-paku itu dicabut, namun lubang bekas paku itu tetap ada. Begitulah jika kita memarahi orang. Meski kita sudah minta maaf, namun bekas luka di hati orang yang kita marahi akan tetap ada.

Kita harus yakin bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar. Sehingga Allah mengetahui jika kita sedang menzhalimi seseorang. Kita juga harus yakin bahwa segala ucapan dan tindakan kita selalu dicatat oleh dua malaikat, yaitu Roqib dan ‘Atid dan akan dihitung di hari Kiamat nanti. Oleh sebab itu hindarilah segala ucapan dan perbuatan yang buruk.

Jangan mencaci/menghina orang lain dengan sebutan yang anda sendiri tidak suka:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri (maksudnya saudaramu) dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan…” [Al Hujuraat:11]

Tips agar tidak marah:

• Baca ta’awudz (a’udzubillahi minasy syaithoonir rojiim) sebab setan membisikkan manusia untuk berbuat dosa termasuk marah. Berlindunglah terhadap Allah.
• Bersabarlah. Tahan kemarahan anda
• Diamlah
• Jika anda berdiri, duduklah.
• Jika masih marah, berwudlu-lah
• Jika terpaksa bicara, beritahu cara yang benar. Misalnya: Kalau melakukan ini caranya begini sambil memperagakannya. Jangan panjang-panjang cukup 2x. Kalau kesalahan masih terulang, ulangi lagi nasehat tersebut. Hindari menggelari orang dengan sebutan yang anda sendiri tidak suka seperti bodoh, dan sebagainya.

Jumat, 17 Juni 2011

Sedekah Bisa Menjadi Obat Bagi Penyakit Anda!

Rasulullah SAW bersabda :

دَاوُوْا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ
“Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Baihaqi)
فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَ مَالِهِ وَ نَفْسِهِ وَ وَلَدِهِ وَ جَارِهِ يُكَفِّرُهَا الصِّيَامُ وَالصَّلاَةُ وَالصَّدَقَةُ وَاْلأَمْرُ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّهْيُ عَنِ الْمُنْكَرِ

“Ujian yang menimpa seseorang pada keluarga, harta, jiwa, anak, dan tetangganya bisa dihapus dengan puasa, shalat, sedekah, dan amar makruf nahi munkar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah kisah-kisah nyata yang akan membuat semua orang beriman terpana. Betapa sedekah memiliki keajaiban tiada tara. Namun, mengapa masih banyak orang yang tidak gemar melakukannya?
Baca dulu kisahnya, dan semoga akan segera tergugah jiwa Anda. Bagi saudaraku yang masih terbaring sakit, walaupun Anda mungkin masih menjalani pengobatan medis, tak mengapa, tetaplah bersedekah. Dengan keikhlasan niat dan kemantapan iman, sedekah yang Anda keluarkan itu insya’ Allah akan mempercepat kesembuhan Anda. Simak baik-baik kumpulan kisah nyata di bawah ini!

Bisul di Wajahnya Sirna

Disebutkan di dalam kitab Shahihut Targhib wat Tarhib 964 M, dari Imam Baihaqi v, bahwa ia berkata, “Ada kisah Syaikh Hakim Abi ‘Abdillah , bahwa ia memiliki bisul di wajah dan telah diobati dengan berbagai macam obat, tapi tak kunjung sembuh juga. Sudah hampir satu tahun lamanya bisul tersebut menghinggapi wajahnya. Kemudian ia meminta kepada Ustadz Imam Abu ‘Utsman Ash-Shobuni untuk mendoakannya di majelis beliau pada hari Jumat. Beliau pun mendoakannya dan diamini oleh banyak orang.

Pada hari Jumat berikutnya ada seorang wanita yang menyampaikan selembar surat yang mengatakan bahwa sesampainya di rumah, ia kemudian bersungguh-sungguh dalam mendoakan Hakim Abu ‘Abdillah pada malam harinya. Lalu dalam tidurnya, ia bermimpi bertemu dengan Rasulullah n yang seakan-akan bersabda kepadanya, “Katakan kepada Abu ‘Abdillah agar melapangkan air bagi kaum muslimin.” Kemudian aku membawa surat tersebut kepada Hakim. Lalu Hakim memerintahkan agar membuat galian di depan pintu rumahnya. Setelah galian tersebut selesai dikerjakan, beliau memerintahkan agar memenuhi galian tersebut dengan air dan kerikil. Orang-orang pun mulai mengambil air tersebut untuk minum. Tidak sampai satu pekan, tanda-tanda kesembuhan telah nampak pada Abu ‘Abdillah. Maka wajahnya telah kembali tampan seperti sedia kala. Setelah peristiwa itu beliau masih hidup selama beberapa tahun.[1]


Galilah Sumur, dan Sakitmu Akan Sembuh


Di dalam Siyar A’lamin Nubala’ 8/407 disebutkan bahwa ada seorang laki-laki yang bertanya kepada ‘Abdullah bin Mubarak v tentang luka bernanah (bisul) yang keluar dari lututnya sejak tujuh tahun yang lalu. Ia telah mengobatinya dengan berbagai macam obat dan banyak bertanya kepada para dokter, tetapi belum sembuh juga. Maka beliau pun menjawab, “Pulanglah, lalu galilah sumur di tempat orang-orang yang membutuhkan air. Sesungguhnya aku berharap akan keluar mata air di sana, dan darahmu akan berhenti.” Lelaki itu pun melaksanakan perintah Ibnul Mubarok, maka ia pun sembuh.[2]


Penyakit Kanker Sembuh Dengan Sedekah


Disebutkan bahwa ada seorang laki-laki yang mengidap penyakit kanker. Ia sudah berkeliling dunia untuk mencari obat, namun ia belum mendapatkannya. Maka, ia pun bersedekah kepada ibu anak yatim, sehingga Allah memberikan kesembuhan kepadanya.[3]

Sembuh Karena Berinfak kepada Anak Yatim


Ada seorang wanita yang tinggal di Arab Saudi bercerita, “Aku menderita penyakit kanker beberapa tahun, dan aku yakin maut telah mendekat. Aku menginfakkan penghasilanku dari menjadi tukang bordir kepada anak-anak yatim. Setiap harta yang aku infakkan kepada mereka, maka Allah membalasku dengan berlipat ganda, dan akhirnya Dia memberikan kesembuhan dari penyakitku, karena disebabkan infakku kepada anak-anak yatim.”[4]

Wanita Mandul Itu Bisa Hamil


Ada seorang wanita yang mendapat cobaan dengan kemandulan, ia tak dikaruniai anak. Para dokter telah berputus asa dari kemungkinan ia bisa hamil, dan bahwa penyakit itu memang tidak ada obatnya. Maka, Allah Ta’ala memberikan taufik kepadanya agar ia bersedekah kepada seorang wanita fakir. Sesudah ia bersedekah kepada wanita itu, ia meminta kepadanya agar mendoakan dirinya dikaruniai anak shalih. Setelah berlalu tiga bulan, wanita itu pun mengandung dua anak kembar!![5]

Penglihatannya Kembali Normal Seperti Sedia Kala


Seorang anak kecil bermain bersama saudaranya, tangannya membawa pisau. Tiba-tiba saja, ia memukulkan pisau tersebut ke mata saudarinya. Dengan cepat saudarinya tersebut dilarikan ke rumah sakit. Kemudian ia dipindahkan ke Riyadh. Setelah diperiksa dan dirongent, tim dokter memutuskan bahwa harapan kornea matanya bisa kembali normal amat tipis, sehingga sangat mustahil ia bisa melihat kembali seperti sedia kala.

Suatu hari sang ibu yang menemani anak perempuannya (yang sedang sakit) tersebut teringat tentang keutamaan sedekah. Maka, ia meminta kepada suaminya agar membawakan batangan emas yang dimilikinya, di mana ia tidak memiliki kekayaan selain barang tersebut. Ia ingin mensedekahkannya, meski sebenarnya secara materi ia juga kekurangan. Ia berdoa kepada Allah seraya berucap, “Wahai Robbku, Engkau tahu bahwa aku tidak memiliki harta selain barang itu, maka jadikanlah sedekahku ini sebagai sarana kesembuhan anak putriku ini.”

Keesokan harinya dokter datang untuk kembali memeriksa anak tersebut, ternyata perkataan dokter tetap seperti kemarin, anaknya tidak ada harapan sembuh. Beberapa hari kemudian, datang dokter lain dan memeriksanya, ia berpikir dan memperhatikan dengan cermat. Tiba-tiba saja, dokter itu menginstruksikan untuk mengadakan operasi. Ternyata operasi itu berhasil, semata-mata karena karunia Allah. Al-hamdulillah, akhirnya sang anak perempuan itu bisa kembali ke rumahnya dengan selamat, tanpa ada sedikit pun bekas luka di wajahnya, dan penglihatannya kembali normal seperti sedia kala.[6]

Putrinya Sembuh Lantaran Sedekah


Ada sebuah kisah yang disampaikan oleh Syaikh Sulaiman Al-Mufarraj –-semoga Allah memberinya taufik–, bahwa seseorang telah bercerita kepada Syaikh perihal kisah ajaib yang dialaminya, ia mengatakan, “Aku memiliki anak perempuan yang masih kecil, yang terkena penyakit di tenggorokannya. Aku telah pergi bersamanya ke beberapa rumah sakit dan telah membeberkan jenis penyakit yang dialami anakku kepada banyak dokter, namun semuanya tidak bermanfaat. Sakitnya menjadi semakin bandel. Aku hampir saja ikut sakit lantaran memikirkan sakit anakku, yang menjadikan semua anggota keluarga tak bisa tidur. Kami telah menempuh langkah-langkah untuk meringankan sakitnya, hingga akhirnya kami merasa putus asa dari semua itu, kecuali dari rahmat Allah Ta’ala.

Sampai suatu ketika datanglah secercah harapan dan terbukalah pintu solusi. Ada seorang yang shalih menghubungiku dan mengingatkanku akan hadits Nabi n :

دَوُّوْا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ

“Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Aku berkata kepadanya, “Sungguh, aku telah banyak bersedekah.” Ia kembali berkata, “Bersedekahlah saat ini dengan niat agar putrimu mendapatkan kesembuhan.” Akhirnya, aku pun bersedekah dengan dilandasi kerendahan hati kepada salah seorang fakir, namun segala sesuatunya tak ada perubahan. Aku menginformasikan hal ini kepada orang shalih itu, dan ia berkata, “Anda termasuk orang yang memiliki banyak harta. Hendaklah sedekahmu seukuran dengan hartamu.”

Aku pun pergi untuk kedua kalinya, dan mobilku kupenuhi dengan beras, ayam dan barang yang baik-baik dalam jumlah yang besar, lalu kubagikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Mereka pun bergembira dengan sedekahku. Dan subhanallah, tiba-tiba putriku menjadi sembuh total, alhamdulillah.

Aku yakin bahwa sedekah merupakan faktor penyebab kesembuhan yang terbesar. Sekarang, berkat anugerah Allah, putriku selama tiga tahun ini tidak pernah terkena penyakit apa pun. Sejak itulah aku memperbanyak sedekahku, khususnya pada waktu-waktu yang baik. Dan, aku setiap hari merasakan kenikmatan, keberkahan dan kesehatan dalam hal harta dan keluargaku. Aku pun menasihati setiap orang yang sakit agar bersedekah dengan harta yang paling berharga yang ia miliki. Hendaknya ia ulangi sedekahnya itu, niscaya Allah Ta’ala pasti akan menyembuhkannya. Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.”[7]

Emas yang Disedekahkan Membawa Kesembuhan Anaknya


Seorang pemuda masuk ke rumah sakit karena penyakit parah yang dideritanya -–semoga Allah memberikan keselamatan dan kesehatan kepada kita dan menyembuhkan kaum muslimin yang sedang sakit-–. Setelah diperiksa, tim dokter menetapkan bahwa harapannya untuk sembuh sangat tipis. Dokter berkata kepada sang ibu yang menemaninya, “Penuhilah keinginan-keinginannya, sepertinya ia tidak mempunyai harapan sembuh lagi, namun Allohlah yang paling mengetahui.”

Sang ibu sangat terpukul dengan informasi tersebut. Ia teringat dengan belahan hatinya, ia khawatir jangan-jangan harus berpisah dengannya selama-lamanya. Maka, ia pun menjual semua emas yang dimilikinya, kemudian mensedekahkan seluruh uang hasil penjualannya. Beberapa hari kemudian, dokter memberitahukan kepada sang ibu bahwa anaknya ada harapan untuk sembuh, dan keadaannya membaik sedikit demi sedikit. Akhirnya beberapa hari kemudian, keluarlah pemuda itu dari rumah sakit dalam keadaan sehat wal afiat. Semuanya memuji kepada Allah l atas kesembuhan dan kasih sayang-Nya.[8]

Terkena ‘Ain, Sembuh Dengan Sedekah


Syaikh Sulaiman Al-Mufarraj mengatakan bahwa ada seseorang bercerita kepadanya, orang itu berkata, “Saudaraku pergi ke suatu tempat, lalu berhenti di salah satu jalan. Tatkala sampai di tempat itu, ia tidak mengeluhkan apa pun, namun tiba-tiba ia jatuh pingsan, seperti terkena tembakan senapan di kepalanya. Kami memprediksi bahwa ia terkena penyakit ‘ain atau mengidap penyakit tumor atau terjadi pembekuan pada pembuluh darah di otak.

Kami segera pergi ke beberapa rumah sakit dan klinik pengobatan, lalu ia diperiksa dan dirontgen. Hasil pemeriksaan mengatakan bahwa kepalanya sehat, namun ia terus mengeluhkan rasa sakit di saat akan tidur, sehingga ia sering memilih untuk tidak tidur. Namun, di saat yang lain ia merasa sehat.

Apabila sakitnya kambuh, ia tak mampu bernafas dan berbicara. Syaikh Sulaiman pun berkata, “Apakah Anda memiliki harta yang bisa kami sedekahkan untukmu, semoga Allah menyembuhkanmu!” Ia menjawab, “Ya. Saya memiliki harta kira-kira jumlahnya 7.000 riyal.” Maka, sang Syaikh segera menghubungi seorang yang shalih yang mengetahui keadaan orang-orang miskin, untuk membagi-bagikan sedekah itu kepada mereka.
Orang itu berkata, “Aku bersumpah demi Allah yang Maha Agung, bahwa saudaraku itu sembuh dari sakitnya pada hari yang sama sebelum harta itu sampai ke tangan orang-orang miskin!! Dan, aku benar-benar tahu bahwa sedekah memang memiliki pengaruh yang besar dalam pengobatan berbagai penyakit.”[9]

Penyakit Demam Tak Berdaya Melawan Sedekah


Syaikh Sulaiman Al-Mufarraj mengatakan bahwa kisah ini diceritakan oleh pelakunya sendiri, orang itu berkata kepada Syaikh, “Anakku mengeluhkan penyakit demam dan panas, serta ia tak mau makan. Aku pun pergi bersamanya ke beberapa klinik pengobatan, namun panasnya tak kunjung turun dan keadaannya semakin memburuk.
Aku masuk ke dalam rumah disertai perasaan gelisah, tidak tahu apa yang harus aku perbuat. Isteriku berkata kepadaku, “Hendaklah kita bersedekah untuknya.” Aku pun segera menghubungi via telepon seseorang yang memiliki jalinan hubungan dengan orang-orang miskin, aku berkata kepadanya, “Aku berharap Anda mau shalat ‘Ashar di masjid, dan mau mengambil dari tempatku 20 kantong beras dan 20 boks ayam, lalu hendaklah Anda membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan.”

Aku bersumpah demi Allah, tidak sampai lima menit sesudah aku menutup gagang telepon, tiba-tiba anakku telah berlari-lari, bermain-main, berlompatan di atas sofa, dan makan-makan hingga kenyang, serta ia telah sembuh total berkat karunia Allah dan selanjutnya berkat keutamaan sedekah. Dan, aku berpesan kepada orang banyak agar memberikan perhatian kepada sedekah, saat terkena berbagai penyakit.”[10]

Sedekah Mengobati Penyakit Jiwa


Ada seorang wanita yang menderita penyakit jiwa yang parah. Salah seorang kerabatnya bangkit dan segera bersedekah dengan meniatkan kesembuhan untuknya kepada seorang yang shalih namun fakir yang menanggung beban hidup dua keluarga, dan ia meminta agar orang shalih itu mendoakan saudaranya. Maka, Allah pun menyelamatkan wanita itu dari bala’, dan sedekah itu menjadi penyebab kesembuhannya.

Saudara yang bersedekah itu mengatakan, “Demi Allah, tidak ada seorang pun dari keluargaku yang tahu tentang sedekahku. Sesungguhnya aku ingin menjadikan sedekah itu ikhlas untuk menggapai keridhaan Allah Ta’ala.” Segala puji bagi Allah, yang telah menyembuhkan kerabatnya dari penyakit jiwa yang dideritanya.[11]

Sakitnya Hilang Tanpa Bekas


Ada seorang wanita yang mengalami gagal ginjal -–kita memohon kepada Allah, semoga Dia memberikan keselamatan, kesehatan, dan kesembuhan bagi kaum muslimin yang sakit–. Ia sudah berulang kali memeriksakan dan mengobatkan sakit yang dideritanya tersebut. Akhirnya, ia mencari-cari sekiranya ada orang yang mau merelakan ginjalnya untuk disumbangkan kepada dirinya, ia siap membayar dengan uang sejumlah 20.000 riyal.

Tersebarlah berita tersebut di kalangan orang-orang ketika itu, hingga ada salah seorang wanita yang mendengar kabar tersebut yang akhirnya langsung menuju ke rumah sakit untuk mendonorkan ginjalnya. Ia menyetujui seluruh ketentuan-ketentuan yang diajukan kepadanya sebelum menjalani operasi. Di hari yang telah ditentukan, perempuan yang sakit tersebut menemui sang pendonor, ternyata ia sedang menangis. Karena heran melihat keadaannya, ia pun bertanya, “Apakah Anda merasa terpaksa dan keberatan dengan operasi yang akan Anda jalani?” Wanita pendonor itu berkata, “Sebenarnya tidak ada yang mendorongku untuk mendonorkan ginjalku selain kemiskinan yang menimpa diriku dan karena aku sangat membutuhkan uang.”

Wanita pendonor itu kembali menangis tersedu-sedu, maka wanita yang sedang sakit itu menenangkannya dengan mengatakan, “Silahkan engkau ambil uang ini, dan aku tidak menghendaki sesuatu pun darimu…”. Beberapa hari kemudian perempuan yang sakit tersebut kembali ke rumah sakit. Ketika tim dokter memeriksa penyakitnya, begitu terkejutnya mereka, karena tidak mendapati sedikit pun bekas sakit pada dirinya. Al-hamdulillah, ternyata Allah l telah menyembuhkannya.[12]

Sudah Masuk Ruang ICU, Mendadak Sembuh


Ada seorang wanita masuk ruang ICU (unit gawat darurat) karena penyakit parah yang dideritanya. Beberapa muhsinin (orang-orang yang suka berbuat kebaikan) mengetahui keadaannya, maka mereka pun menyembelih seekor unta dan meniatkan pahalanya untuk si wanita tersebut. Setelah itu, mereka mensedekahkan daging unta tersebut kepada para keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhannya dengan mengharap pahala dari Allah l. Beberapa hari kemudian, akhirnya Allah memberikan kesembuhan kepada wanita tersebut. Hanya bagi Allohlah segala pujian dan karunia.[13]

Sedekah Menolak Gangguan Sihir

Dikisahkan, ada beberapa wanita yang berbincang-bincang tentang keajaiban sedekah. Dan, belum selesai para wanita itu membicarakan tentang keutamaan sedekah, tiba-tiba salah seorang wanita yang ada di antara mereka –-yang sedang terkena sihir– melepas kalungnya yang mahal harganya. Kalung itu kemudian ia berikan kepada salah seorang temannya agar dijual dan uangnya diberikan kepada para keluarga miskin.

Ketika temannya tersebut pergi ke tempat penjual emas dan sang penjual ingin menimbangnya, maka sang penjual mengeluarkan mata batu yang terletak di tengah kalung tersebut. Sang penjual begitu terheran-heran dan kebingungan dengan apa yang dilihatnya. Karena ia menyaksikan ada buhul sihir di dalam mata batu kalung itu. Sang penjual kemudian mengeluarkannya, dan alhamdulillah, akhirnya sembuhlah perempuan pemilik kalung tersebut dari penyakit yang selama ini dideritanya.[14]

Suami Bersedekah Emas, Isterinya Sembuh Seketika

Seorang dokter menelepon suami seorang wanita yang sedang terbaring sakit di sebuah rumah sakit. Dokter itu memberitahukan bahwa istrinya sedang mengalami masa kritis, dan dari tinjaun medis harapan untuk sembuh sangatlah tipis. Sang suami sangat terpukul dengan berita tersebut. Maka ia segera bergegas mengeluarkan sedekah berupa emas milik istrinya. Setelah itu, ia pergi ke rumah sakit. Beberapa saat kemudian, sang dokter memberitahukan kepadanya bahwa beberapa saat yang lalu (yakni saat bersamaan waktu sang suami bersedekah), nampak tanda-tanda membaik dan kesembuhan pada diri sang istri. Kemudian ia dipindahkan dari ruang ICU ke kamar perawatan biasa. Beberapa hari kemudian, ia telah keluar dari rumah sakit tersebut. Segala puji bagi Allah, Pemilik Keutamaan dan Kebaikan.

Gigi Gerahamnya Sembuh Total


Seorang juru dakwah wanita yang terkenal bercerita, “Aku berada di Al-Haram sejak beberapa tahun yang lalu. Suatu ketika gigi gerahamku sakit, yang aku agak terlambat dalam mengobatinya. Aku bahagia dengan keberadaanku di Al-Haram dan aku ingin menyibukkan diri dengan Al-Quran. Akan tetapi, jikalau penyakit itu terus terjadi, maka aku akan pergi ke dokter dan aku akan meluangkan waktuku.

Terlintas dalam benakku sebuah pikiran untuk menolak penyakit ini dengan sedekah. Akhirnya, aku pun bersedekah kepada seorang anak perempuan di Al-Haram. Demi Allah, hanya dalam waktu singkat, penyakitku menjadi sembuh. Dan sejak itu hingga waktu ini, aku tidak lagi membutuhkan dokter untuk mengobati penyakitku ini, karena penyakit itu tidak pernah lagi menyerangku.[15]

Diprediksi Mati, Allah Menyelamatkannya Dengan Sekedah


Syaikh ‘Abdul Hadi Badlah, Imam Masjid Jami’ur Ridhwan di Halab Syiria, pernah bercerita, “Di awal pernikahanku, Allah telah menganugerahkan kepadaku anak yang pertama. Kami sangat bergembira dengan anugerah ini. Akan tetapi, Allah l berkehendak menimpakan penyakit yang keras kepada anakku. Pengobatan seakan tak berdaya untuk menyembuhkannya, keadaan sang anak semakin memburuk, dan keadaan kami pun menjadi buruk karena sangat bersedih memikirkan keadaan buah hati kami dan cahaya mata kami. Kalian tentu tahu, apakah artinya anak bagi kedua orang tuanya, terutama ia adalah anak yang pertama!!

Perasaan buruk itu menyeruak di dalam hati, karena kami merasa tak berdaya memberikan pengobatan bagi penderitaan anak kami!!
Sehatnya kita memang merupakan perintah Allah dan ketentuan-Nya, namun kita memang harus mengambil langkah-langkah pengobatan dan tidak meninggalkan kesempatan atau sarana apa pun untuk mengobatinya.

Seorang yang baik menunjukkan kepada kami adanya seorang dokter yang berpengalaman dan terkenal, maka aku pun pergi bersama anakku kepadanya. Anakku mengeluhkam demam yang sangat tinggi, dan dokter itu berkata kepada kami, “Apabila panas anak Anda tidak turun malam ini, maka ia akan meninggal esok hari!!”
Aku kembali bersama sang anak dengan kegelisahan yang memuncak. Sakit menyerang hatiku, hingga kelopak mataku tak mampu terpejam tidur. Aku pun mengerjakan shalat, lalu pergi dengan wajah muram durja meninggalkan isteriku yang menangis sedih di dekat kepala anakku.

Aku terus berjalan di jalanan, dan tidak tahu apa yang harus aku perbuat untuk anakku!! Tiba-tiba aku teringat dengan sedekah, dan ingat dengan hadits Rasulullah n, tatkala beliau bersabda, “Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” Namun, siapa yang akan aku temui di waktu malam seperti ini. Aku bisa saja mengetuk pintu seseorang dan bersedekah kepadanya, tapi apa yang akan ia katakan kepadaku jika aku melakukan hal itu?

Tatkala aku berada dalam kondisi bimbang seperti itu, tiba-tiba ada seekor kucing lapar yang mengeong di kegelapan malam. Aku menjadi ingat dengan sabda Rasulullah n tatkala ditanya oleh seorang sahabat, “Apakah berbuat baik kepada binatang bagi kami ada pahalanya?” Beliau n menjawab, “Di dalam setiap apa yang bernyawa ada pahalanya” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim). Aku pun segera masuk ke rumahku, mengambil sepotong daging, dan memberi makan kucing itu.

Aku menutup pintu belakang rumahku, dan suara pintu itu bercampur dengan suara istriku yang bertanya, “Apakah engkau telah kembali kepadaku dengan cepat?” Aku pun bergegas menuju ke arahnya. Dan, aku mendapatkan wajah isteriku telah berubah, dari permukaan wajahnya telah menyiratkan kegembiraan!

Ia berkata, “Sesudah engkau pergi, aku tertidur sebentar masih dalam keadaan duduk. Maka, aku melihat sebuah pemandangan yang menakjubkan!!”
Dalam tidurku, aku melihat diriku mendekap anakku. Tiba-tiba ada seekor burung hitam yang besar dari langit yang terbang hendak menyambar anak kita, untuk mengambilnya dariku. Aku menjadi sangat ketakutan, dan tidak tahu apa yang harus aku perbuat? Tiba-tiba muncul kepadaku seekor kucing yang menyerang secara dahsyat burung itu, dan keduanya pun saling bertempur. Aku tidak melihat kucing itu lebih kuat daripada burung itu, karena si burung badannya gemuk. Namun akhirnya, burung elang itu pun pergi menjauh. Aku terbangun mendengar suaramu ketika datang tadi.

Syaikh ‘Abdul Hadi berkata, “Aku tersenyum dan merasa gembira dengan kebaikan ini. Melihat aku tersenyum, isteriku menatap ke arahku dengan terheran-heran.”
Aku berkata kepadanya, “Semoga semuanya menjadi baik.”

Kami bergegas mendekati anak kami. Kami tak tahu siapa yang sampai terlebih dulu, tatkala penyakit demam itu sirna dan sang anak mulai membuka matanya. Dan, pada pagi hari berikutnya, sang anak telah bermain-main bersama anak-anak yang lain di desa ini, alhamdulillah.

Sesudah Syaikh menyebutkan kisah menakjubkan ini, anak tadi -–yang telah menjadi pemuda berumur 17 tahun, serta telah sempurna menghafalkan Al-Quran dan menekuni ilmu syar’i–, ia menyampaikan nasihat yang mendalam kepada kaum muslimin di masjid orang tuanya, Masjid Ar-Ridhwan di Halb, di salah satu malam dari sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan yang penuh berkah.[16]

Sumber : Buku “Berobat Dengan Sedekah”, karya Muhammad Albani, Penerbit Insan Kamil, Solo, Cet. X, Juni 2009

Footnote :
[1] Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 41-42.
[2] Ibid, hal. 36-37.
[3] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[4] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah, dengan beberapa perubahan redaksional.
[5] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[6] Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 48-49.
[7] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[8] Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 53.
[9] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[10] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[11] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[12] Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 56.
[13] Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 56.
[14] Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 57.
[15] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.
[16] Min ‘Ajaibil ‘Ilaj bish Shadaqah.

sumber: http://tiketsurga.wordpress.com/2009/06/14/kisah-kisah-keajaiban-sedekah-dalam-menyembuhkan-berbagai-penyakit/

10 Perilaku Seksual Akibat Facebook

Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat.




Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.

Menurut hasil sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, jejaring Facebook yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan.

Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini :

1. Tak jujur dalam status

24 persen facebookers tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai 'opsi terbuka' pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirtingdengan orang lain. Tercatat 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.

2. Sarana Flirting

70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar cemburu

59 persen mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise Ph.D dari University of Guelph, mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburuan.

4. Bencana posting wall

29 persen mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvey menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dilakukannya di Facebook (baik kiriman di wall, kementar atau foto).

5. Pilih teman yang menarik

55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan teman pada orang tak dikenal tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih

85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau eks pacar

59 persen facebooker selalu 'mengintai' profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali

32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.


9. Membobol akun pasangan

23 persen responden mengaku pernah membobol atau nge-hack akun pasangannya di Facebook * Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85% persen mengaku diberitahu password-nya, 16% menebak password-nya, dan 9% responden sengaja nge-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh

Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan ;

- "Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memutuskan saya untuk berselingkuh."

- "Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook."

- "Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat)."

- "Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook."

- "Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook— semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain dsb ."

- "Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan."


Sumber: http://shevenone.blogspot.com/2010/12/10-perilaku-seksual-akibat-facebook.html

Selasa, 14 Juni 2011

Bersetubuh Di Saat Haidh

Haramnya Menyetubuhi Wanita Haidh

Para ulama sepakat bahwa menyetubuhi wanita haidh di kemaluannya dihukumi haram.
Allah Ta’ala berfirman,
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah: 222)

Dari Anas bin Malik disebutkan bahwa orang Yahudi biasanya ketika istri-istri mereka haidh, mereka tidak makan bersamanya dan tidak kumpul-kumpul dengan istrinya di rumah. Para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akhirnya menanyakan tentang hal itu. Allah Ta’ala lantas menurunkan ayat di atas. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اصْنَعُوا كُلَّ شَىْءٍ إِلاَّ النِّكَاحَ
“Lakukanlah segala sesuatu selain jima’ (hubungan badan).” (HR. Muslim no. 302)

Imam Nawawi rahimahullah berkata,
أجمع المسلمون علي تحريم وطئ الحائض للآية الكريمة والاحاديث الصحيحة
“Kaum muslimin sepakat akan haramnya menyetubuhi wanita haidh berdasarkan ayat Al Qur’an dan hadits-hadits yang shahih.” (Al Majmu’, 2/359)

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
وَوَطْءُ النُّفَسَاءِ كَوَطْءِ الْحَائِضِ حَرَامٌ بِاتِّفَاقِ الْأَئِمَّةِ
“Menyetubuhi wanita nifas adalah sebagaimana wanita haidh yaitu haram berdasarkan kesepakatan para ulama.” (Majmu’ Al Fatawa, 21/624)

Menyetubuhi Wanita Haidh Termasuk Dosa Besar

Dalam hadits disebutkan,
مَنْ أَتَى حَائِضًا أَوِ امْرَأَةً فِى دُبُرِهَا أَوْ كَاهِنًا فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ -صلى الله عليه وسلم-
“Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haidh atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.” (HR. Tirmidzi no. 135, Ibnu Majah no. 639. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Al Muhamili dalam Al Majmu’ berkata bahwa Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haidh, maka ia telah terjerumus dalam dosa besar.” Ulama Syafi’iyah dan selainnya berkata bahwa barangsiapa yang menganggap halal menyetubuhi wanita haidh, maka ia dihukumi kafir. Barangsiapa yang melakukannya atas dasar tidak tahu adanya haidh, tidak tahu akan haramnya, lupa, atau dipaksa, maka tidak ada dosa untuknya dan tidak ada kafaroh. (Dinukil dari Al Majmu’, 2/359)

Apakah Ada Kafaroh dalam Hal Ini?

Para ulama berselisih pendapat kafaroh (tebusan) bagi orang yang menyetubuhi istrinya ketika haidh. Ada empat pendapat dalam masalah ini:

Pertama
, banyak memohon ampun pada Allah dan tidak ada kafaroh. Inilah pendapat Imam Malik, pendapat terbaru Imam Asy Syafi’i, ulama Zhohiriyah (Ibnu Hazm, cs), dan Abu Hanifah.

Kedua, bersedakah dengan satu dinar atau setengah dinar. Demikian pendapat Imam Ahmad bin Hambal dari dua pendapat beliau yang dinilai lebih kuat.

Ketiga, jika menyetubuhinya ketika masih keluar darah haidh, maka wajib bersedekah dengan satu dinar. Jika menyetubuhinya setelah darah berhenti (namun belum mandi wajib), maka wajib bersedekah dengan setengah dinar. Demikian dikatakan oleh sebagian ulama hadits.

Keempat,
bersedekah dengan 5 dinar. Demikian kata Al Auza’i.
Sebab perselisihan di atas karena penilaian keshahihan hadits Ibnu ‘Abbas. Dalam satu riwayat, Ibnu ‘Abbas memerintahkan bersedekah dengan satu dinar. Riwayat lain disebutkan dengan setengah dinar. Dalam hadits lainnya dirinci seperti pendapat ketiga di atas. Dalam hadits lainnya disebutkan kafaroh sebagaimana pendapat Al Auza’i. (Lihat Al Jaami’ Al Mufiid fii Asbaabi Ikhtilafil Fuqoha, Dr. ‘Abdul Karim Hamidi, 1/190-191)

Jumhur (mayoritas) ulama menganggap lemahnya (dhoifnya) hadits-hadits[1] yang membicarakan wajibnya sedekah karena menyetubuhi wanita haidh. Sehingga yang tepat, tidak ada kewajiban kafaroh (sedekah).[2] Kewajibannya adalah bertaubat (taubatan nasuha) dengan penuh penyesalan dan bertekad tidak akan mengulanginya lagi. Karena ingat yang dilakukan adalah dosa besar sebagaimana dijelaskan di atas.

Bercumbu dengan Wanita Haidh


Boleh bercumbu dengan wanita haidh selama tidak melakukan jima’ di kemaluan. Dalam hadits disebutkan,
اصْنَعُوا كُلَّ شَىْءٍ إِلاَّ النِّكَاحَ
“Lakukanlah segala sesuatu (terhadap wanita haidh) selain jima’ (di kemaluan).” (HR. Muslim no. 302)

Dalam riwayat yang muttafaqun ‘alaih disebutkan,
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ إِحْدَانَا إِذَا كَانَتْ حَائِضًا ، فَأَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - أَنْ يُبَاشِرَهَا ، أَمَرَهَا أَنْ تَتَّزِرَ فِى فَوْرِ حَيْضَتِهَا ثُمَّ يُبَاشِرُهَا . قَالَتْ وَأَيُّكُمْ يَمْلِكُ إِرْبَهُ كَمَا كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - يَمْلِكُ إِرْبَهُ

Dari 'Aisyah, ia berkata bahwa di antara istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ada yang mengalami hadidh. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin bercumbu dengannya. Lantas beliau memerintahkannya untuk memakai sarung agar menutupi tempat memancarnya darah haidh, kemudian beliau tetap mencumbunya (di atas sarung). Aisyah berkata, “Adakah di antara kalian yang bisa menahan hasratnya (untuk berjima’) sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menahannya?”
(HR. Bukhari no. 302 dan Muslim no. 293). Imam Nawawi menyebutkan judul bab dari hadits di atas, “Bab mencumbu wanita haidh di atas sarungnya”. Artinya di selain tempat keluarnya darah haidh atau selain kemaluannya.

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
لَكِنْ لَهُ أَنْ يَسْتَمْتِعَ مِنْ الْحَائِضِ وَالنُّفَسَاءِ بِمَا فَوْقَ الْإِزَارِ وَسَوَاءٌ اسْتَمْتَعَ مِنْهَا بِفَمِهِ أَوْ بِيَدِهِ أَوْ بِرِجْلِهِ فَلَوْ وَطِئَهَا فِي بَطْنِهَا وَاسْتَمْنَى جَازَ . وَلَوْ اسْتَمْتَعَ بِفَخِذَيْهَا فَفِي جَوَازِهِ نِزَاعٌ بَيْنَ الْعُلَمَاءِ . وَاَللَّهُ أَعْلَمُ .

“Boleh bagi seorang suami mencumbu wanita haidh atau wanita yang mengalami nifas di atas sarungnya. Ia boleh mencumbunya dengan mulut, tangan atau kakinya. Seandainya ia menyetubuhinya di perutnya, lalu keluarlah mani, maka itu masih dibolehkan. Namun jika ia mencumbu istrinya pada kedua paha istrinya (belum sampai kemaluan, pen), maka tentang bolehnya diperselisihkan para ulama.” (Majmu’ Al Fatawa, 21/624)

Kapan Mulai Boleh Disetubuhi?


Penyebutan dalam ayat amatlah jelas, “Dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” (QS. Al Baqarah: 222). Jadi barulah boleh menyetubuhi wanita haidh ketika darah haidhnya telah berhenti dan telah bersuci.
Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, “Penyebutan dalam ayat ‘sampai wanita tersebut bersuci’, menunjukkan haramnya .... Haramnya menyetubuhi wanita haidh itu hilang dengan berhentinya darah haidh dan dibolehkan untuk menyetubuhinya dengan syarat wanita tersebut telah mandi.” (Majmu’ Al Fatawa, 21/625)

Bagaimana jika tidak mampu menggunakan air untuk wanita itu bersuci?

Sebagai ganti dari mandi adalah tayammum jika memang sulit mendapati air atau tidak bisa menggunakan air. Setelah bertayamum, suaminya boleh menyetubuhinya. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Adapun wanita haidh ketika darahnya berhenti, maka suaminya tidak boleh menyetubuhinya sampai ia mandi jika ia mampu mandi. Jika tidak mampu, maka sebagai gantinya adalah tayamum. Demikian pendapat jumhur ulama seperti Imam Malik, Imam Ahmad dan Imam Asy Syafi’i.” (Majmu’ Al Fatawa, 21/624-625)
Semoga Allah selalu menambahkan pada kita ilmu yang bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.
-Alhamdulilahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat-

sumber :www.rumaysho.com

________________________________________
[1] HR. Abu Daud no. 264, An Nasai (1/153) dan Ibnu Majah no. 640.
[2] Lihat Al Jaami’ Al Mufid fii Asbabi Ikhtilafil Fuqoha, 1/191 dan Shahih Fiqh Sunnah, 1/212.

Jumat, 10 Juni 2011

Effective Communication Training

Indofood Learning Center baru-baru ini menyelenggarakan Training "Effective Communication" bagi karyawan dari indofood Group yang berlangsung dari tanggal 30-31 Mei 2011 di Indofood Tower lt.39 Jakarta.
Trainer materi "Effective Communication" dibawakan Bapak Sujarwo yang merupakan profesional learning fasilitator.
Dalam materi pengantarnya Bapak Sujarwo menyampaikan kepada peserta training bahwa pelatihan ini sangat penting karena begitu banyak permasalahan yang timbul dalam organisasi atau perusahaan disebabkan karena kegagalan seseorang atau bahkan pemimpin dalam melakukan komunikasi.
Semua materi dalam pelatihan ini dipersiapkan untuk memperbaiki dan meningkatkan cara komunikasi anda mengingat komunikasi merupakan mata rantai pemahaman yang mengikat anggota organisasi dari atas(pimpinan) ke bawah(anggota/bawahan),bawah ke atas dan dari arah samping(rekan kerja).Beberapa materi penting dalam training tersebut antara lain :
1.Memahami Dasar - dasar Komunikasi
Dasar - dasar komunikasi yang dibahas adalah :
. 1. Defenisi Komunikasi
Menurut Leagans "Komunikasi adalah proses pertukaran ide,informasi, dan ketertarikan antara dua orang atau lebih yang dilakukan sedemikian rupa sehingga mereka memiliki pemahaman yang sama. "
Sedangkan Menurut Howland "Komunikasi adalah suatu paksaan dimana salah satu individu menyampaikan rangsangan kepada individu lainnya untuk merubah perilakunya ."
Intinya komunikasi adalah terjadinya proses pertukaran ide,informasi, keputusan dan keterbukaan antara dua orang atau lebih sehingga mereka bisa saling pemahaman yang sama.

2. Pentingnya Komunikasi
Banyak permasalahan terjadi di dalam organisasi disebabkan karena seseorang gagal menjalin komunikasi .
Kegagalan Komunikasi menimbulkan banyak permasalahan seperti Kebingungan, Hilang kepercayaan, rencana berantakan atau rumor yang tidak terkendali.
Untuk itu mempelajari proses komunikasi sangat penting karena anda tentu melakukan coaching,konseling,kordinasi dan memimpin melalui proses ini.Intinya dapat dipahami bahwa Komunikasi merupakan rantai pemahaman yang mengikat anggota
organisasi dari atas ke bawah, bawah ke atas dan dari arah samping(rekan kerja). Yang disampaikan bisa berupa visi maupun aspirasi.

3. Jenis - jenis Komunikasi
1. Komunikasi Interpersonal ( Diri sendiri ) adalah tipe komunikasi dimana seseorang berinteraksi dengan dirinya sendiri .
Tipe Komunikasi ini bersifat Hakiki atau reflektif (introspeksi) atau bicara pada diri sendiri dan mengenali diri sendiri.
2. Komunikasi Interpersonal adalah tipe komunikasi dimana dua orang atau lebih saling berinteraksi dalam sebuah kelompok kecil.
Tipe Komunikasi ini yang paling sering kita lakukan,
3.Komunikasi Intergroup adalah tipe komunikasi dimana dua orang atau lebih group yang berbeda saling berinteaksi.
4.Komunikasi Massa adalah tipe komunikasi dimana pesan yang ingin disampaikan tujukan kepada banyak orang.

4.Proses Komunikasi
Berikut ini adalah proses komunikasi yang harus dilalui untuk mencapai pemahaman dalam komunikasi :

Msg : Message(Pesan) adalah pesan yang ada dalam pikiran pengirim ,pesan dapat berupa konsep,ide,informasi,maupun perasaan.
Encoding : adalah proses pembahasaan informasi /pesan . Keberhasilan pengiriman pesan tergantung pada kemampuan pengirim membahasakan
pesan dengan jelas dan sederhana, serta kemampuan mengantisipasi hambatan dalam komunikasi.
Channel : adalah saluran /media yang digunakan untuk komunikasi .Media dapat berupa tatap muka,video,surat, email,video conference,telp dsb,.
Decoding : adalah proses Penerjemahan informasi / pesan .Keberhasilan penerimaan pesan tergantung pada kemampuan penerima pesan memahami
keseluruhan informasi / pesan.
Receiver : adalah individu /kelompok yang menerima pesan anda.Setiap penerima pesan memiliki ide - ide dan perasaan yang mempengaruhi mereka
tentang pesan yang anda sampaikan.
Feedback : Penerima akan memberikan umpan balik ,sebagai reaksi Verbal dan Nonverbal atas pesan yang anda komunikasikan.Umpan balik
merupakan alat satu-satunya yang dapat mengindikasikan pemahaman mereka atas pesan anda.
Context : adalah situasi lingkungan yang terjadi saat pesan anda disampaikan,misalnya budaya perusahaan ,nilai norma yang berlaku,dsb.

5.Pengertian Komunikasi efektif
Komunikasi efektif : adalah bagaimana pesan anda diterima dengan jelas oleh orang lain dan bagaimana anda menerima informasi yang disampaikan oleh orang lain,dengan distorsi sesedikit mungkin .
Komunkasi yang efektif hanya dapat terjadi ketika 2 hal penting berlangsung :
1. Pengirim dapat mengekspresikan dengan jelas pemikiran dan perasaannya
2. Penerima mendengarkan dengan penuh perhatian dan memahami apa yang diekspresikan oleh pengirim.

6. Enam(6) langkah Menjadi pengirim Efektif
1. Mengenali lawan bicara ( karakter,apa yang mereka butuhkan, dan cara bagaimana anda mendekatinya)
Efektif 2. Tetapkan sasaran ( respon yang anda harapkan dari pesan yang anda sampaikan )
3. Dapatkan persetujuan ( Lawan bicara anda seharusnya condong pada pendapat anda,karena ia akan memilah berbagai pesan yang ia terima,Oleh karena itu ,yakinkan lawan bicara anda untuk mendapatkan persetujuannya.
4. Strategik ( Gunakan kata -kata,gambar - gambar , suara -suara yang dapat diterima lawan bicara anda .Tujuan utama anda adalah membuat mereka
mendengarkan anda.)
5.Buat mereka menerima ( Apakah pesan/informasi yang anda sampaikan dapat dipercaya.)
6.Buat mereka ingat ( Pesan / informasi yang anda sampaikan sebaiknya mudah untuk diingat , bisa dengan melakukan pengulangan atau penegasan.)

7. Dua (2 ) langkah menjadi penerima Efektif
1. Mendengarkan secara aktif ( berarti secara sadar penerima informasi berupaya : memperoleh informasi,arahan,mencari solusi permasalahan dan
Efektif memahami perasaan pengirim informasi).
2. Memberi respon/Feedback yang sesuai ( pengecekan pemahaman)Tujuan dari feedback adalah memastikan kebenaran dan pemahaman pesan/informasi yang diterima).
Memberi feedback berarti penerima informasi/pesan menerjemahkan kembali informasi yang disampaikan pengirim dengan mengulangi kembali informasi / pesan tsb.

8. 5 Kategori Respon/ Feedback Menurut Carl Rogers
1.Evaluative Respon/Feedback : Memberi penilaian mengenai baik, buruk dan kelayakan informasi yang diterimanya.
2.Interpretive Respon/Feedback : Menjelaskan dan menegaskan kembali maksud informasi/pesan yang diterima.
3.Supportive Respon / Feedback : Memberi respon dengan membantu, menyokong serta memperjelas informasi yang diterima.
4.Probing Respon/Feedback : Mencoba mendapatkan informasi dengan menggali lebih jauh melalui pertanyaan maupun mengajak diskusi lebih lanjut dan mengklarifikasi point-point yang dianggap penting.
5.Understanding Respon/Feedback : Selalu mencoba menemukan maksud keseluruhan yang sebenarnya dari informasi yang diterima,

9. Komunikasi non Verbal
Menurut Prof.Albert Mehrabian dari UCLA,efektifitas komunikasi lisan ditentukan oleh unsur - unsur :
1. Pilihan kata /kalimat
2. Para language ( bagaimana kata- kata itu diucapkan ,berkaitan dengan kemantapan,kejelasan,kenyaringan ,intonasi dan nada,dari pesan yang )anda sampaikan.)
3. Ekspresi dalam komunikasi (non verbal:gerak , cara memperhatikan )

10. unsur - unsur Non Verbal
1. Penampilan . Kesan pertama seseorang dinilai dari penampilannya bukan dari siapa dirinya.Sesuaikan pakaian anda dengan budaya dan karakter
penerima pesan.
2.Kontak mata . Mata adalah salah satu sarana penting untuk mengirim dan menerima pesan,menunjukkan rasa percaya diri,mengontrol dan membuat
hubungan emosi dengan penerima pesan. Kontak mata mengirimkan sinyal ketertarikan dan emosi.
3. Ekspresi . Menunjukkan perasaan dan pikiran anda .Gunakan ekspresi yang sesuai untuk mempertegas suatu point atau pesan tertentu yang anda
anggap penting untuk diingat oleh penerima pesan.,
4. Gestur .(Gerakan tubuh ) Gestur yang anda gunakan harus sesuai dengan pesan yang anda sampaikan dan jangan berlebihan menggunakannya.
Postur . Postur yang anda tampilkan harus memiliki maksud atau tujuan tertentu.

11.Hambatan - hambatan dalam Komunikasi/Barrier in Communication
1. Lingkungan sekitar adalah hal-hal dan kondisi lingkungan yang merintangi kejelasan komunikasi misalnya ; cahaya silau, bising dll.
2. Latar belakang dan Budaya . Kita seringkali membiarkan masa lalu ataupun pengalaman kita menerjemahkan pesan yang kita terima, padahal kita sadar telah mengubah makna dari pesan tersebut.
3. Diri sendiri. Fokus pada diri sendiri dapat menimbulkan kebingungan dan konflik . Hal ini biasanya disebabkan karena kita melakukan pertahanan
diri karena merasa lebih tua,atau merasa orang lain menyerang kita,dsb.
4. Persepsi . Prasangka kita mempengaruhi kemampuan kita untuk mendengarkan. Kita cenderung tidak pernah mengkritik seseorang yang statusnya lebih tinggi daripada kita dan mengabaikan orang lain yang statusnya lebih rendah.
5. Kata - kata. Kesalahpahaman terjadi saat kata - kata yang digunakan pengirim informasi berbeda dengan yang biasa kita gunakan atau kita sukai.
Sehingga kita terfokus pada kata - kata bukan pada ide dari suatu pesan /informasi yang disampaikan pada kita.
6. Stress . Seseorang tidak dapat melihat dan mendengar segala sesuatu dengan jernih saat berada dalam kondisi stress. Ketika seseorang mengalami stress ia mengalami kesulitan untuk fokus karena memikirkan banyak hal.
7. Alur terlalu panjang. Saat pesan/informasi disampaikan melalui beberapa orang atau tahapan ,kemungkinan besar telah mengalami berbagai distorsi.
Distorsi tersebut menyebabkan kerancuan dan bahkan penyelewengan dari pesan/informasi yang sebenarnya.
8. Pesan Terlalu Panjang. Pesan /informasi yang disampaikan terlalu panjang atau menyebabkan ketidakefektifan. Pesan yang bertele - tele membuat
penerima kehilangan mood / gairah untuk mendengarkan dan membingungkan.
9. Tergesa - gesa. Pesan /informasi yang disampaikan dengan tergesa - gesa dapat dipastikan penerima bingung dan tidak mengerti. Sehingga
pesan / informasi yang disampaikan seringkali tidak mencapai sasarannya dan tidak mendapatkan respon.
10. Minimnya persamaan. Semakin sedikitnya persamaan cara pandang dan alur berfikir antara pengirim dan penerima pesan maka kegagalan dan kebuntuan dalam komunikasi akan semakin mungkin terjadi.

12.Menghilangkan Hambatan Dalam Komunikasi/Removing in Communication
1. Komunikasikan Dalam Kelompok Kecil. Tidak ada salahnya melakukan komunikasi dalam kelompok yang lebih kecil untuk memastikan pesan /informasi yang ingin anda sampaikan dapat mudah diterima dan dipahami. Bicaralah gamblang dan spesifik dalam kelompok kecil.
2.Gunakan Bahasa Sederhana. Gunakan bahasa yang sederhana , sopan dan dipahami semua lawan bicara anda. Nyatakan pesan anda dengan singkat dan jelas, hindari penyampaian pesan yang samar - samar atau bertele - tele.
3. Perbanyak Persamaan . Bangunlah persamaan persepsi dengan lawan bicara anda dengan memperbanyak persamaan. Hal ini dapat dilakukan dengan menunjukkan persetujuan maupun ketertarikan anda terhadap gagasan, ide dan cara pandang orang lain.
4. Gunakan Sarana Lain. Gunakan media komunikasi lainnya jika diperlukan untuk memastikan pesan/informasi yang ingin anda sampaikan dipahami oleh lawan bicara anda.
5. Posisikan Diri Anda Pada Diri Orang Lain ( Empati ). Selalu tempatkan posisi anda pada posisi lawan bicara anda ; apa yang mudah diterima, apa yang tidak, pendekatan apa yang akan anda gunakan.
6. Tetap Mendengarkan. Tanyakan lawan bicara anda apakah ia mengerti apa yang anda bicarakan, ini penting untuk mengecek pemahaman mereka.Beri kesempatan lawan bicara anda untuk memberi komentar atau mengajukan pertanyaan.

13. Kesan Pertama Yang Mengesankan
Dibutuhkan hanya sekilas, mungkin tiga detik bagi seseorang untuk mengevaluasi anda ketika anda bertemu untuk pertama kalinya. Hal ini berupa pendapat orang lain tentang anda didasarkan pada penampilan,bahasa tubuh, sikap dan perilaku anda.
Tips Untuk Menciptakan Kesan Pertama Yang Mengesankan sebagai berikut :
1. Pakaian yang anda kenakan. Gunakan pakaian yang sesuai dengan budaya dan karakter pendengar anda. Gunakan pakaian yang membuat anda merasa nyaman dan percaya diri.
2.Tepat Waktu . Orang yang anda temui untuk pertama kalinya tidak tertarik mendengar alasan apapun yang menyebabkan anda terlambat.Datanglah lebih awal untuk menciptakan kesan pertama.
3.Tampilkan Diri Anda Secara Tepat. Anda harus bisa menyesuaikan diri dalam berbagai situasi tanpa menghilangkan jati diri anda.tampil profesional.
4.Tersenyum . Tersenyum hangat dan percaya diri akan membuat anda dan orang lain nyaman. Jadi tersenyum adalah satu cara mendapatkan kemenangan pada kesan pertama. Tapi jangan berlebihan karena akan terlihat tidak tulus atau dibuat - buat.
5. Percaya Diri Dan Terbuka. Gunakan bahasa tubuh untuk menunjukkan kepercayaan diri anda,berdiri tegak,senyum maupun saat berjabat tangan.
6. Percakapan Ringan. Siapkan beberapa menit untuk mempelajari sesuatu tentang orang yang anda temui untuk pertama kalinya.persiapkan pertanyaan - pertanyaan . Misalnya Apakah ia bermain golf? Dsb.
7. Bersikap positif . Tampilkan sikap positif ,bahkan dalam menghadapi kritik maupun saat anda gugup. Dan menjaga sikap optimis.
8. Sopan Dan Perhatian.
Demikian beberapa ringkasan materi yang disampaikan trainer Bapak sujarwo.Untuk lebih lengkap dan jelasnya sebaiknya anda dapat langsung mengikuti training di Indofood Learning Center.
Terimakasih.

Sumber : Indofood Learning Center in pursue of excellence.

Minggu, 17 April 2011

INDOFOOD BUMBU INSTAN

Dari hasil perpaduan bumbu serta rempah-rempah segar alami, melalui proses pasteurisasi untuk menjaga kesegaran rempah, hadirlah Bumbu Instan Indofood.Bumbu Instan Indofood hadir dengan ragam pilihan bumbu: Bumbu Soto Ayam, Rendang, Opor, Gulai, Kare, Rawon, Sambal Goreng, Nasi Goreng dan Nasi Goreng Pedas.




Bumbu serba guna yang siap jadikan Anda koki kelas dunia dengan masakan super lezat, tersaji cepat, tanpa dapur yang berantakan. Manjakan keluarga Anda dengan menu-menu istimewa bersama Bumbu Instan Indofood.

BUMBU KALDU MAGGI

Bumbu kaldu Maggi hadirkan kelezatan masakan dengan paduan kaldu asli, rempah serta bumbu-bumbu pilihan.
Membuat masakan jadi lebih gurih, dengan rasa kaldu yang mantap. Pas untuk resep sop dan masakan berkuah lainnya.

KECAP PIRING LOMBOK

Kekentalan dari kedelai pilihan dan gula jawa murni hadirkan sebuah kecap yang manis dalam rasa, dan kuat dalam aroma.
Kecap kental yang manis,kita semua kenal resep nusantara sejak dahulu kala .Tapi untuk kelezatan rasa yang sempurna,kecap piring lombok pilihannya.
Tambahkan kecap manis Piring Lombok pada kreasi masakan Anda untuk jadikan sebuah hidangan istimewa untuk keluarga.

KECAP INDOFOOD

Proses Pembuatan Kecap
Kecap Indofood melalui dua tahap penyaringan yaitu “Filtering” dan “Separating”. Dua tahap inilah yang membuat produk kecap Indofood bebas dari ampas.
Kecap Bebas Ampas Indofood memiliki tekstur lembut dan rasa lebih gurih, dibuat dengan proses pemurnian ganda sehingga partikel sekecil apapun dari ampas pembuatan kecap dapat tersaring sempurna.
Keunggulan dari kecap bebas ampas:
• Diproses secara higienis, sejak penerimaan bahan hingga produk jadi
• Mempunyai tekstur lembut dan rasa lebih gurih
• Tanpa ampas, sehingga cepat meresap ke dalam bahan masakan sehingga menghasilkan rasa lebih lezat
• Dapat digunakan hingga tetes terakhir
Pastikan Kecap Indofood menjadi pilihan terbaik keluarga Anda.

Rabu, 30 Maret 2011

Jodoh Dari Internet Terbukti Jauh Lebih Berhasil

Jodoh dari internet terbukti jauh lebih berhasil untuk menemukan cinta jangka panjang dan persahabatan bagi ribuan orang daripada yang diduga sebelumnya, penelitian baru menunjukkan.

Sebuah studi baru anggota situs kencan online telah menemukan bahwa ketika pasangan yang telah membangun hubungan yang signifikan melalui e-mail atau melakukan chatting online bertemu untuk pertama kalinya, 94 persen pergi untuk bertemu lagi.

Mungkin mengejutkan, penelitian, oleh Dr Jeff Gavin, dari University of Bath, juga menemukan bahwa pria lebih emosional tergantung pada pasangan mereka dan lebih berkomitmen terhadap hubungan yang berasal dari hubungan online.

Namun roman & cara kuno belum mati, di antara temuan survei adalah menggabungkan hubungan online dan bertukar hadiah adalah cara terbaik untuk memastikan komitmen dalam hubungan.
Penelitian Dr Gavins , angka pengguna agen kencan internet telah terus meningkat dan diyakini terus bertambah pendaftar.

Dr Gavin, dengan Dr Adrian Scott dari University of Bath dan Dr Jill Duffield dari Universitas Inggris Barat, melakukan survey online dari 229 orang, berusia 18-65, yang telah menggunakan situs kencan internet Inggris, menanyakan kepada mereka tentang hubungan utama mereka bahwa mereka berasal dari online. Penelitian Dr Gavins ini akan diajukan ke konferensi bulan depan.

Penelitian menunjukkan bahwa:

94 persen dari mereka yang disurvei melihat e-pasangan lagi setelah pertemuan pertama mereka, dan hubungan berlangsung selama rata-rata minimal tujuh bulan, dengan 18 persen dari mereka yang berlangsung lebih dari setahun.

Hubungan online secara bermakna lebih mungkin berkomitmen untuk hubungan daripada wanita dan lebih bergantung pada e-pasangan.

semakin banyak pasangan yang terlibat dalam chat online secara simultan sebelum bertemu bukan sekadar e-mail satu sama lain, semakin mereka ditemukan tergantung pada satu sama lain secara emosional dan semakin mereka mengerti satu sama lain.

orang-orang yang bertukar hadiah sebelum bertemu memiliki lebih berkomitmen dan hubungan yang lebih mendalam.

semakin banyak pasangan berbicara di telepon sebelum mereka bertemu, hubungan yang lebih dalam.

Dr Gavin, dari Departemen Psikologi Universitys, dan rekan-rekan penulis, menemukan bahwa orang yang menggunakan internet Webcam jarang digunakan, yang memungkinkan pengguna komputer untuk melihat satu sama lain, karena mereka lebih menyukai anonimitas yang lebih besar atas penulisan dan pemakaian telepon.

Studi ini menunjukkan bahwa online dating dapat bekerja bagi banyak orang, memimpin pertemuan yang sukses untuk hampir semua orang yang kami survei, kata Dr Gavin.

Mengingat bahwa hubungan yang paling sukses berlangsung setidaknya tujuh bulan, dan dalam beberapa kasus lebih dari satu tahun, tampaknya bahwa hubungan ini memiliki tingkat keberhasilan yang sama seperti yang dibentuk dalam cara yang lebih konvensional.

Kami menemukan bahwa laki-laki cenderung lebih berkomitmen untuk hubungan online daripada wanita, mungkin karena kerahasiaan menulis memberi mereka kesempatan untuk mengekspresikan emosi mereka lebih mudah daripada di kehidupan nyata.

Kami juga menemukan bahwa orang-orang shying dari penggunaan Webcam karena yang penting mereka merasa tidak melihat pasangan mereka untuk beberapa waktu ada sesuatu yang khusus tentang hubungan berbasis teks.

Dr Gavin percaya bahwa alasan bahwa menggunakan telepon dan chatting online menunjukkan hubungan yang lebih mendalam adalah bahwa metode ini adalah komunikasi simultan, sedangkan e-mail yang lebih formal.

Dari hubungan, 39 persen masih berlangsung pada saat survei, dan ini 24 persen sudah berlangsung setidaknya selama satu tahun, dan delapan persen selama sedikitnya dua tahun. Dari hubungan yang telah berakhir pada saat survei, 14 persen telah berlangsung lebih dari setahun, dan empat persen telah berlangsung lebih dari dua tahun.
Silahkan klik pada judul...

Kamis, 24 Maret 2011

Mau Masak Apa Bu Hari Ini??? Jangan Lupa Pakai Bumbu Racik Indofood

Bumbu Racik Indofood hadir sebagai solusi dalam pembuatan menu sehari - hari yang lezat dan nikmat. 
Bumbu Racik Indofood terbuat dari bumbu dan rempah-rempah asli yang telah dikeringkan tanpa penambahan bahan pengawet dan pewarna.


Penggunaannya praktis sehingga Anda  tak perlu mengulek sendiri, sekaligus menjaga dapur tetap bersih.
Tersedia dengan varian Bumbu Racik Nasi Goreng, Ayam Goreng, Lodeh,Asam ,Tumis ,Sop dan Goreng Tempe, 
Silahkan Klik Judul untuk informasi lebih jelas........

Rabu, 16 Maret 2011

CONSOLIDATION MEETING NICI

Minggu, 13 Maret 2011

FOTO KEBERSAMAAN TEAM IAP PADANG SIDEMPUAN

SAMBAL PEDAS INDOFOOD

Sambal Indofood memakai cabai segar pilihan sebagai bahan utamanya dan tidak menggunakan pasta sambal. Sambal Indofood tersedia dalam enam rasa: Sambal Pedas, Extra Pedas, Pedas Manis,Bangkok,Lampung dan Sambal Sea Food.



Proses Produksi

Dengan proses produksi modern serta higienis, produk sambal Indofood telah memenuhi segala standart mutu terbaik untuk sebuah sambal.



Keunggulan Produk



1.Memiliki variasi rasa sambal yang paling lengkap, sehingga dapat memenuhi selera konsumen yang berbeda-beda.


2.Hadir juga dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan Anda, mulai dari botol kaca 340 ml, botol plastik 275 ml dan 140 ml, sampai sachet 10 g serta kemasan besar galon dan jerrycan.

3.Dibuat dari cabai asli

4.Tidak menggunakan bahan pewarna

5.Terbukti halal dan memiliki sertifikat BPOM

6.Diproses secara modern dan higienis dengan Standard Food Safety Nestle dan Indofood yang ketat

7.Menggunakan tutup”flip top” sehingga kualitas dan higienitas produk terjamin

Iklan Magic Lezat (Versi Cinta Kuya & Mama)

Minggu, 02 Januari 2011

STRATEGI JADI KARYAWAN HIGH QUALITY

1 Tingkatkan Kepercayaan Diri(lebih)
• Yakin pada kemampuan diri sendiri
• Jangan merasa diri" Bukan siapa-siapa"
• Berikan kontribusi besar pada perusahaan
• Kemampuan mutakhir
• Bersikap Narsis(anggap diri paling sempurna di negeri ini)

2 Positive Thinking
• Selalu menyikapi sesuatu dengan pikiran positif
• Garbage in garbage out

3 Orang Sukses=Pelajar Seumur Hidup
• Tidak ada senior dan yunior
• Banyak bertanya walau dia lebih muda dari anda
• Belajar dari pengalaman

4 Lebih Bertanggung Jawab
• Mangkir tanda tak bertanggung jawab
• Bersikap positive tanda sukses di hari mendatang

5 Tingkatkan Kualitas Kerja
• Bos senang lihat karyawan dengan high quality
• Imbasnya tentu insentive dan kenaikan gaji

6 Be Patience
• Sabar =Kekuatan tak ternilai
• Motivasi "berusaha-berusaha- berusaha"

7 Self Management
• Saatnya segala sesuatu mulai diperhitungkan
• Lakukan segalanya dengan ekstra bukan 100% tapi capai 200 %
• Manage yourself better

8 Beri Motivasi Pada Diri Sendiri
• Berguru pada motivator idola

9 New Main Strategi
• Bekerja dengan cerdik dan pintar butuh strategi
• Susun taktik yang lebih menjanjikan
• Jangan pernah mau berdiam di satu keadaan

10 Siap Bersaing
• Jangan leha-leha
• Sikap tegas dan tangkas
• Sportivitas dan tanggung jawab
• Jangan mau menyerah pada nasib
• Anda yang merubahnya

11 Cari Muka
• Dengan alasan wajar
• Mengambil hati atasan
• Bukan"Menjilat"

12 Punya Nilai Plus Dalam Menyelesaikan Setiap Tugas
• Do Your Best
• You can do it ...Now

13 Tugas Tambahan ?Siapa Takut
• Loyalitas
• Jangan perhitungan
• Terima dengan lapang dada
• Semangat kerja


14 Profesional Setiap Saat
• Urusan kantor jangan dicampur dengan urusan pribadi


15 Selangkah Lebih Maju
• Up to date
• Ketika diskusi punya banyak bahan pembicaraan


16 Siap Menerima Kritikan
• Bersifat membangun untuk kemajuan karier


17 Menguasai Beberapa Bahasa Asing
• Asah terus kemampuan istilah bahasa asing


18 Singkirkan Moody
• Bad mood
• Tolong hilangkan

19 Perhatikan Penampilan
• Berpenampilan style fashionable
20 Selalu Bersikap Menyenangkan
• Anggap semua saudara kandung
• Lupakan permusuhan
• Ingat! Menyenangkan orang lain Ibadah dan "Pahala"
• Bekerja sekaligus beramal

21 Pantang Menyerah
• Coba-coba dan coba teruus
• Ingat! Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda


22 Bermimpilah
• Wujudkan impian dengan kerja keras,disiplin
• Disertai komitmen yang tinggi
23 Jujur Dan Bisa Dipercaya
• Orang yang jujur dan amanah "Langka"
• Jadilah sosok panutan

24 Mencintai Pekerjaan Dengan Sepenuh Hati
• Jangan merasa minder dengan title anda sekarang
• minder berarti membuat anda malas bekerja


25 Last But Not Least
• Banyaklah berdoa dengan tulus,ikhlas serta tawakal
• Let's do it! change Pray Fist So Let's do it!

Thanks. Wassalam

Sukses Menanti Anda

COMMENTS

KATA-KATA MUTIARA

Photobucket

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons